Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
FESSKAL V Sukabumi 2014
17.44.00
Ini dia sobat blogger, Festival Seni Kabaret Lampion atau disingkat "FESSKAL" acara ini merupakan event tahunan di Kota Sukabumi yang ngadainnya tim kabaret Lampion, pada 21 Desember 2014 kali ini merupakan yang ke-5 dilaksanakan dipusat kota Sukabumi yaitu di Gedung Juang 45 depan Taman Kota Sukabumi-Lapang Merdeka. Event yang mengedepankan seni pertunjukan atau seni peran sangat saya apresiasi antusiasnya para peserta, selain dari Sukabumi juga dari luar kota loh salah satunya dari kota kembang yaitu "Bandung Lautan Api" heheh... sedikit bocoran yah sob, katanya event ini hanya diikuti oleh 10 sekolah di Jawa Barat loh, kenapa bisa, karena setiap peserta yang tampil di FESSKAL tentunya tidak sembarangan sob gitu katanya. Oh iyah sobat blogger yang baik hati, event ini selain dipadati antusias dari peserta, juga penonton bahkan fotografer sampai sineas-sineas muda Sukabumi juga ikut mengabadikan moment event ini, hmmm juga ga kalah ketinggalan saya pun ikut mengabadikan lewat Ciklas Creative Film lumayan nambah portpolio juga ilmu seni peran. 

"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"
03.16.00
"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"
Sempat berpikir, kenapa didunia ini ada saya? kenapa Tuhan menciptakan saya? untuk apa saya diciptakan? walau pada akhirnya saya dihadapkan banyak masalah didunia ini, Seandainya saya diberi pilihan, saya ingin didunia ini bisa hidup sehat, seneng, bahagia, tanpa adanya masalah, atau Tuhan jangan ciptakan saya didunia.
Kembali ke topik....
1. Kenapa ada saya?
Bagi saya, manusia itu pada dasarnya memiliki tujuan, tujuan yang harus diperjuangkan dengan saling membutuhkan, melengkapi, dan menyempurnakan
Membutuhkan, supaya manusia tersebut bisa saling berbagi dan bisa melengkapi kekuranga manusia lain sehingga tercapilah sebuah impian yang ada dalam ridho dan kesempurnaan Tuhan.
Apa jadinya jika manusia tanpa tujuan (impian)?,
namun itu semua tetap saja saya dihadapkan dengan masalah.
2. Lalu kenapa Tuhan menciptakan saya?
Impian yang terindah yang terpenuhi itu memang selalu menjadi dambaan setiap insan didunia ini, diusia yang 19 tahun ini saya namakan usia "zona aman". Zona aman bagi saya masa yang sangat seerruu...
dimana saya masih bisa berleha-leha, masih bisa main sana main sini, masih bisa menyusahkan orangtua, SEERRUU rasanya itulah proses zona aman.
Tapi disisi lain zona aman ini membuat saya banyak masalah. Kenapa lagi-lagi ada masalah, apa karena saya diciptakan.
3. Terus, UNTUK apa saya diciptakan?
- Jadi pengusaha
- Pejabat
- Pegawai Negeri
- Dokter
- Seniman
- Akademis
- Apa woles aja?
Yah lagi-lagi pertanyaan ini menjadi masalah bagi saya,
3 pertanyaan itu selalu menghantui saya dan membuat saya ingin tahu?
1. Kenapa ada saya?
saya diciptakan oleh Tuhan lewat perantara kedua orangtua saya, dilahirkan dikeluarga sederhana yang luar biasa, saling membutuhkan, melengkapi, dan menyempurnakan
bagi saya kedua "orangtua itu malaikat yang rela mematahkan sayapnya demi anaknya", yah demi saya.
2. Kenapa Tuhan menciptakan saya?
Setiap seniman pasti dan selalu mempromosikan hasil karyanya di pameran, untuk apa? untuk dinikmati oleh pengunjung betapa kreatifnya seniman itu.
Untuk itu kita musti keluar dari zona aman ke zona krtis, artinya jangan terbawa suasana SEERRUU berleha-leha, main sana main sini, menyusahkan orangtua,
malas ini malas itu maunya serba instan tanpa berjuang keras.
Begitupun dengan Tuhan yang telah menciptakan makhluk hidup seperti saya ini, Tuhan menciptakan saya karena Tuhan Maha Kuasa, tiada yang bisa menyaingi-Nya.
3. Untuk apa saya diciptakan?
Dari kedua pertanyaan tersebut saya dapat menyimpulkan
"Hidup adalah proses, dimana kita diberi banyak pilihan.
Saya selaku manusia yang banyak dengan kesalahan, terkadang
kita salah dalam mengambil keputusan, Kita diciptakan dalam lingkup keluarga, bakti, doa dan ridho orangtualah yang menjadi jembatan
kita untuk mendapatkan kebahagia dunia dan akhirat kelak, hidup didunia yang keras ini hanya sementara sobat, itulah kenapa Allah menciptakan manusia
tiada lain hanya untuk beribadah kepada-Nya. Jadi sejak itu baik ada dan tiada masalah saya akan selalu berserah kepada-Nya.
Terima kasih ya Allah, diusia yang 19 ini Ngkau tlah menunjukan kasih sayang-Mu dengan berbagai masalah yang saya hadapi.
"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"
Sempat berpikir, kenapa didunia ini ada saya? kenapa Tuhan menciptakan saya? untuk apa saya diciptakan? walau pada akhirnya saya dihadapkan banyak masalah didunia ini, Seandainya saya diberi pilihan, saya ingin didunia ini bisa hidup sehat, seneng, bahagia, tanpa adanya masalah, atau Tuhan jangan ciptakan saya didunia.
Kembali ke topik....
1. Kenapa ada saya?
Bagi saya, manusia itu pada dasarnya memiliki tujuan, tujuan yang harus diperjuangkan dengan saling membutuhkan, melengkapi, dan menyempurnakan
Membutuhkan, supaya manusia tersebut bisa saling berbagi dan bisa melengkapi kekuranga manusia lain sehingga tercapilah sebuah impian yang ada dalam ridho dan kesempurnaan Tuhan.
Apa jadinya jika manusia tanpa tujuan (impian)?,
namun itu semua tetap saja saya dihadapkan dengan masalah.
2. Lalu kenapa Tuhan menciptakan saya?
Impian yang terindah yang terpenuhi itu memang selalu menjadi dambaan setiap insan didunia ini, diusia yang 19 tahun ini saya namakan usia "zona aman". Zona aman bagi saya masa yang sangat seerruu...
dimana saya masih bisa berleha-leha, masih bisa main sana main sini, masih bisa menyusahkan orangtua, SEERRUU rasanya itulah proses zona aman.
Tapi disisi lain zona aman ini membuat saya banyak masalah. Kenapa lagi-lagi ada masalah, apa karena saya diciptakan.
3. Terus, UNTUK apa saya diciptakan?
- Jadi pengusaha
- Pejabat
- Pegawai Negeri
- Dokter
- Seniman
- Akademis
- Apa woles aja?
Yah lagi-lagi pertanyaan ini menjadi masalah bagi saya,
3 pertanyaan itu selalu menghantui saya dan membuat saya ingin tahu?
1. Kenapa ada saya?
saya diciptakan oleh Tuhan lewat perantara kedua orangtua saya, dilahirkan dikeluarga sederhana yang luar biasa, saling membutuhkan, melengkapi, dan menyempurnakan
bagi saya kedua "orangtua itu malaikat yang rela mematahkan sayapnya demi anaknya", yah demi saya.
2. Kenapa Tuhan menciptakan saya?
Setiap seniman pasti dan selalu mempromosikan hasil karyanya di pameran, untuk apa? untuk dinikmati oleh pengunjung betapa kreatifnya seniman itu.
Untuk itu kita musti keluar dari zona aman ke zona krtis, artinya jangan terbawa suasana SEERRUU berleha-leha, main sana main sini, menyusahkan orangtua,
malas ini malas itu maunya serba instan tanpa berjuang keras.
Begitupun dengan Tuhan yang telah menciptakan makhluk hidup seperti saya ini, Tuhan menciptakan saya karena Tuhan Maha Kuasa, tiada yang bisa menyaingi-Nya.
3. Untuk apa saya diciptakan?
Dari kedua pertanyaan tersebut saya dapat menyimpulkan
"Hidup adalah proses, dimana kita diberi banyak pilihan.
Saya selaku manusia yang banyak dengan kesalahan, terkadang
kita salah dalam mengambil keputusan, Kita diciptakan dalam lingkup keluarga, bakti, doa dan ridho orangtualah yang menjadi jembatan
kita untuk mendapatkan kebahagia dunia dan akhirat kelak, hidup didunia yang keras ini hanya sementara sobat, itulah kenapa Allah menciptakan manusia
tiada lain hanya untuk beribadah kepada-Nya. Jadi sejak itu baik ada dan tiada masalah saya akan selalu berserah kepada-Nya.
Terima kasih ya Allah, diusia yang 19 ini Ngkau tlah menunjukan kasih sayang-Mu dengan berbagai masalah yang saya hadapi.
"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"
19 Zona Aman
03.22.00
Hidup adalah proses, dimana kita diberi banyak pilihan.
Saya selaku manusia yang banyak dengan kesalahan,
terkadang kita salah dalam mengambil keputusan, dari semua itu
datanglah sebuah penyesalan dan ingin sekali mengulang masa lalu.
Saya, mungkin temen-temen semua pernah berpikir untuk mengulang
beberapa peristiwa yang telah lama kita lalui,
tujuannya tiada
lain hanya ingin memperbaiki keadaan hari ini.
Berjalannya waktu, tidak terasa 12 tahun berjuang bareng
terkadang kita salah dalam mengambil keputusan, dari semua itu
datanglah sebuah penyesalan dan ingin sekali mengulang masa lalu.
Saya, mungkin temen-temen semua pernah berpikir untuk mengulang
beberapa peristiwa yang telah lama kita lalui,
tujuannya tiada
lain hanya ingin memperbaiki keadaan hari ini.
Berjalannya waktu, tidak terasa 12 tahun berjuang bareng
dengan orang-orang yang beragam cerita ternyata usai jua
di gedung Anton (Secapa Polri SUkabumi). Dari situ saya belajar dari
pengalaman dan kehidupan,
saya mulai dapat mengalihkan pikiran
dari rasa sesal(ga jadi kuliah diJogja) menuju rasa syukur.
Kesalahan dan kegagalan saya jadikan guru dan pijakan untuk
melangkah dengan tegar bersama dengan orang-orang yang saya cintai.
Saya bersyukur diusia 19 tahun ini telah mengalami banyak pelajaran
hidup. Banyak hal yang telah menjadi inspirasi saya, dalam lingkungan sekolah, keluarga dan pertemanan.
Beberapa diantaranya saya coba publish
melalui blog dan buku album yang berisi potret saya dengan temen-temen waktu saya sekolah.
Saya berharap,
semoga album ini dapat menjadi obat rasa rindu,
dan menjadi motivasi, semangat. Salam saya untuk temen-temen SDN 01 CIAWITALI, SMPN 01 GEGERBITUNG,
SMK PASIM PLUS juga keluarga dirumah.
di gedung Anton (Secapa Polri SUkabumi). Dari situ saya belajar dari
pengalaman dan kehidupan,
saya mulai dapat mengalihkan pikiran
dari rasa sesal(ga jadi kuliah diJogja) menuju rasa syukur.
Kesalahan dan kegagalan saya jadikan guru dan pijakan untuk
melangkah dengan tegar bersama dengan orang-orang yang saya cintai.
Saya bersyukur diusia 19 tahun ini telah mengalami banyak pelajaran
hidup. Banyak hal yang telah menjadi inspirasi saya, dalam lingkungan sekolah, keluarga dan pertemanan.
Beberapa diantaranya saya coba publish
melalui blog dan buku album yang berisi potret saya dengan temen-temen waktu saya sekolah.
Saya berharap,
semoga album ini dapat menjadi obat rasa rindu,
dan menjadi motivasi, semangat. Salam saya untuk temen-temen SDN 01 CIAWITALI, SMPN 01 GEGERBITUNG,
SMK PASIM PLUS juga keluarga dirumah.
Agus di tahun 2013
07.15.00
Hari
ini Sept 2013 gua kenalan sama cewek, Ini moment yang paling penting banget,
moment yang harus dicatet, moment yang paling penting dalam hidup Agus
di tahun 2013.Hmm Program Redaksi di Trans7 mempertemukan saya dengan salah
satu anak magang yang berasal dari Semarang, wiih lumayan jauh sobat, saya
waktu itu beranggapan kalau dialah yang selama ini saya cari “Titan” namanya
(Gua lagi PEDE nih), semangat 45 saya muncul dengan begitu saja di menara
Trans7, Singkat cerita 1 minggu kmudian saya baru tau kalau dia sudah kuliah,
jadi saya agak bingung, makin panas dingin dah ini badan. JUJUR GUA ga berani
dan ga PEDE kalau deket cewek apalagi usianya diatas saya #GALAUDAH. Hari demi hari kita saling ketemu
di kantor, canda tawa, lari-larian bareng, makan berdua, naik turun bareng
tangga yah walaupun lif ada tapi saya lebih pilih naik tangga dalam rangka
supaya bisa deket sama Titan. Tapi kadang dia bikin saya kesel, ya bisa
dibilang GALAU habis dia deket sama cowok lain, Eh gus emang dia siapa LO haha
“oh iya yah bener2.”
Waktu
itu jam menunjukan pukul 17.15, hmm scara kebetulan anak magang yang lain sudah
pulang, dan yang ada cuma Titan sama saya, akhirnya saya bisa pulang bareng deh
sama Titan “Waduh beneran kan jodoh ga bakalan kemana, makasi ya Allah” dalam
hati saya, ya akhirnya kita pulang bareng sambil ngobrols apa aja dibahas yang
sebenarnya ga terlalu penting2 amat sih, tapi ya lumayanlah buat pedekate
“wikwiw ahahah”.
Hari-hari
berikutnya saya jadi deket sama Titan, ga perlu waktu lama saya langsung nyaman
sama Titan, dia suka sms saya tapi sayang saya ga pernah bales dia, soalnya
lagi aga pulsa “akhh sial”. Ketika dikantor kalau kita lagi kerja sambil
ngobrol cara dia merhatiin pas saya ngomong, Titan merespon omongan saya, dan
keliatan banget Titan itu tau gimana caranya orang bisa merasa dihargai saya
suka sama sikap cewek kaya gtuh. Udah dulu ya sobat
ngantuk nih… lanjutin lain kali dah...
Semangat Mas Bro!
07.09.00
Entah
dimulai dari kapan, dan entah siapa yang memulai, ya GALAU, mulai dari ABG,
orangtua, anak kecil dan yang pasti semua orang pernah mengalami pristiwa GALAU
dengan alasan yang berbeda. hmm seperti saat ini saya, ya saya GALAU ternyata
saya sudah beberapa bulan tidak ngblog dan rasanya tambah galau
karena sampe detik ini saya masih dengan status yang langka yaitu “JOMBLO”.
Hmm
ngomongin masalah jomblo, nampaknya ga ada didunia ini dokter yang bisa
ngobatin penyakit ini bahkan mbah google pun yang saat ini dianggap sangat
sakti ternyata tak bisa menjawab tentang status saya ini heheh aneh ya.
17
Agustus 2013 saya sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat RI yang telah
merayakan Hari Ulang tahun saya hahah u/ Kemerdekaan RI maksudnya, 18 Agustus saya
berangkat ke Jakarta dengan tujuan magang di Trans7, waaah KREEN itulah pujian orang
dan cewek-cewek disekitar saya, namun tetep saja pujian itu tidak merubah
statusku ini hahah #nasib.
Tak Terduga
17.15.00
![]() |
| Albert Einstein |
Sang Profesor hanya mengangguk. Sesaat beliau tampak setuju dengan jawaban mahasiswanya. Namun tiba-tiba beliau bertanya lagi, “ Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan Kejahatan. Sebab kejahatan itu bukan sekedar khayalan, tapi benar-benar real. Kalian bisa melihatnya disurat-surat kabar kriminal. Nah, jika kejahatan itu ada dan setiap yang ada pasti ada penciptanya, maka Tuhan lah yang menciptakan kejahatan. Kalian yang bilang sendiri tadi bahwa Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan.”
Kedua mahasiswa yang tadi menjawab kali ini cuma bengong. Beberapa mahasiswa lain juga kelihatan tercengang. Melihat mahasiswanya “kalah”, profesor itu kemudian tersenyum. Kedua matanya berbinar senang. “Nah, kini jelaslah bahwa agama hanyalah mitos. Bahkan mungkin Tuhan sendiri hanya ada dalam bayangan kalian, bukan diatas langit sana.”
Seorang mahasiswa tiba-tiba mengacungkan tangan dan berkata, “Profesosr , boleh saya bertanya sesuatu?” “Tentu saja”, jawab si Profesor dengan senang. Mahasiswa itu kemudian berdiri, “Profesor, apakah dingin itu ada?”, ujarnya. “Pertanyaan macam apa itu?tentu saja dingin itu ada. Apa selama ini kamu tinggal di gurun pasir?” sahut Profesor yang kemudian diiringi tawa mahasiswa lainnya. “Kenyataannya, Pak,” jawab mahasiswa tersebut, “dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”
Suara tawa mendadak hilang. Kelas hening. Sesaat kemudian mahasiswa itu kembali berkata, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja gelap itu ada.” Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Kelas makin hening. Sang Profesor diam-diam meringis. Tiba-tiba mahasiswa itu bertanya lagi, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?” Dengan bimbang, profesor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah ku katakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.” Namun mahasiswa itu lagi-lagi membantahnya, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan kasih sayang Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.” Profesor itu terdiam. Mahasiswa itu kembali duduk. Untuk sesaat ruang kuliah dipenuhi keheningan hingga suara profesor memecahnya.
“Siapa nama mu, Nak?”
“Albert, Sir.
Albert Einstein……”
- See more at: http://www.rudylim.com/blog/seseorang-yang-tidak-terduga/#more-645





