My Diary.
to Share my Life Events

"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"

"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"

Sempat berpikir, kenapa didunia ini ada saya? kenapa Tuhan menciptakan saya? untuk apa saya diciptakan? walau pada akhirnya saya dihadapkan banyak masalah didunia ini, Seandainya saya diberi pilihan, saya ingin didunia ini bisa hidup sehat, seneng, bahagia, tanpa adanya masalah, atau Tuhan jangan ciptakan saya didunia.

Kembali ke topik....
1. Kenapa ada saya?
Bagi saya, manusia itu pada dasarnya memiliki tujuan, tujuan yang harus diperjuangkan dengan saling membutuhkan, melengkapi, dan menyempurnakan
Membutuhkan, supaya manusia tersebut bisa saling berbagi dan bisa melengkapi kekuranga manusia lain sehingga tercapilah sebuah impian yang ada dalam ridho dan kesempurnaan Tuhan.
Apa jadinya jika manusia tanpa tujuan (impian)?,
namun itu semua tetap saja saya dihadapkan dengan masalah.

2. Lalu kenapa Tuhan menciptakan saya?

Impian yang terindah yang terpenuhi itu memang selalu menjadi dambaan setiap insan didunia ini, diusia yang 19 tahun ini saya namakan usia "zona aman". Zona aman bagi saya masa yang sangat seerruu...
dimana saya masih bisa berleha-leha, masih bisa main sana main sini, masih bisa menyusahkan orangtua, SEERRUU rasanya itulah proses zona aman.
Tapi disisi lain zona aman ini membuat saya banyak masalah. Kenapa lagi-lagi ada masalah, apa karena saya diciptakan.

3. Terus, UNTUK apa saya diciptakan?

- Jadi pengusaha
- Pejabat
- Pegawai Negeri
- Dokter
- Seniman
- Akademis
- Apa woles aja?
Yah lagi-lagi pertanyaan ini menjadi masalah bagi saya,

3 pertanyaan itu selalu menghantui saya dan membuat saya ingin tahu?
1. Kenapa ada saya?
 saya diciptakan oleh Tuhan lewat perantara kedua orangtua saya, dilahirkan dikeluarga sederhana yang luar biasa, saling membutuhkan, melengkapi, dan menyempurnakan
bagi saya kedua "orangtua itu malaikat yang rela mematahkan sayapnya demi anaknya", yah demi saya.


2. Kenapa Tuhan menciptakan saya?

 Setiap seniman pasti dan selalu mempromosikan hasil karyanya di pameran, untuk apa? untuk dinikmati oleh pengunjung betapa kreatifnya seniman itu.
Untuk itu kita musti keluar dari zona aman ke zona krtis, artinya jangan terbawa suasana SEERRUU berleha-leha, main sana main sini, menyusahkan orangtua,
malas ini malas itu maunya serba instan tanpa berjuang keras.
Begitupun dengan Tuhan yang telah menciptakan makhluk hidup seperti saya ini, Tuhan menciptakan saya karena Tuhan Maha Kuasa, tiada yang bisa menyaingi-Nya.

3. Untuk apa saya diciptakan?
Dari kedua pertanyaan tersebut saya dapat menyimpulkan
"Hidup adalah proses, dimana kita diberi banyak pilihan.
 Saya selaku manusia yang banyak dengan kesalahan,  terkadang
kita salah dalam mengambil keputusan, Kita diciptakan dalam lingkup keluarga, bakti, doa dan ridho orangtualah yang menjadi jembatan
kita untuk mendapatkan kebahagia dunia dan akhirat kelak, hidup didunia yang keras ini hanya sementara sobat, itulah kenapa Allah menciptakan manusia
tiada lain hanya untuk beribadah kepada-Nya. Jadi sejak itu baik ada dan tiada masalah saya akan selalu berserah kepada-Nya.
Terima kasih ya Allah, diusia yang 19 ini Ngkau tlah menunjukan kasih sayang-Mu dengan berbagai masalah yang saya hadapi.
"BETAPA TUHAN SANGAT MENYAYANGIKU DENGAN SEGALA MASALAHKU"
  •  
  •  
AGUS PERMANA AGUS PERMANA Author

Kamu Pengunjung Ke

Google+ Badge

Sobat Kang Agus